GIZ! Blog

Apa itu Homebrew?

Mengenal Homebrew dan memahami lebih lanjut penggunaan package manager Homebrew secara praktis dan mudah.

— May 12, 2020 - Terakhir diedit: Jun 19, 2020 —

Homebrew adalah manajer paket (red: package manager) yang menurut saya sebuah alat perang :smirk: yang cukup ampuh dan sangat berguna installasi berbagai aplikasi dan tools.

Awalnya pun hanya dibuat untuk macOS, dan kini malah bisa berjalan Linux dan bahkan Windows pula.

Sedikit cerita, saya sendiri awalnya pengguna Ubuntu yang familiar apt. Dan ketika pindah ke MacOS saya mengenal brew sebagai sebuah standar de facto manajer paket-nya di MacOS.

Selama kurang lebih 5 tahun memakai MacOS, brew adalah termasuk aplikasi pertama yang saya install karena memang sangat membantu saya mengintall aplikasi lain.

Apa kegunaan Homebrew?

Lantas apa sebenarnya kegunaan dari Homebrew? Ya pada dasarnya adalah memberi kemudahan menginstall aplikasi.

Titik.

Serius hanya itu? Benar.

Namun keuntungannya adalah kita dengan cepat dan jauh dari ribet menginstall aplikasi (yang kalau kita install sendiri bisa jadi susah, lama dan memakan waktu), cukup hanya dengan satu commands line brew install blablabla.

Menggunakannya, kamu bisa menginstall hampir semua aplikasi CLI yang kamu bisa kamu pikirkan, bahkan bisa menginstall aplikasi GUI secara penuh.

Tidak percaya? Mari kita coba saja langsung dimulai dari instalasi kuy!

Bagaimana cara menginstall Homebrew?

Sebelumnya, mari kita install brew terlebih dahulu.

Caranya, buka terminal atau shell anda lalu jalankan perintah ini

/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/Homebrew/install/master/install.sh)"

Pengguna Windows dan Linux silahkan cek panduan di website resmi https://docs.brew.sh/Homebrew-on-Linux

Setelah menjalankan perintah di atas, maka seharusnya sekarang kita memiliki perintah brew di terminal kita.

Mari coba ketik brew seperti ini

Nah keluarkan? Artinya, instalasi brew sudah berhasil :tada:

Mudah bukan?

Sekarang kita punya sub-commands : brew install, brew updgrade, brew doctor dan masih banyak lagi.

Cara menginstall aplikasi dengan Homebrew

Gunakan brew install untuk mulai menginstall aplikasi seperti ini

brew install <package-name>

Contohnya untuk MySQL

brew install mysql

Perintah brew install sendiri memiliki banyak opsi, silahkan cek dengan menggunakan brew help install

Apa yang bisa diinstall?

Hampir apa saja.

Lantas bagaimana untuk menginstall aplikasi GUI misah Google Chrome. Silahkan lanjut baca.


Rekomendasi paket Homebrew

Ini daftar rekomendasi paket Homebrew yang sebaiknya perlu diinstall

1. Cask

Cask adalah paket untuk menginstall GUI apps. Cara menginstall cask sangat mudah, cukup

brew install cask

Dengan cask, mengintall Google Chrome akan semudah ini

brew cask install google-chrome

Bagaimana, mudah bukan pemirsa?

2. HTOP

Aplikasi untuk memantau penggunaan CPU, memori dan proses yang sedang berjalan.

brew install htop

Lalu ketik htop di terminal

Cara menghapus Homebrew

Cara menghapus Homebrew sangat mudah. Gunakan perintah ini terminal

ruby -e "$(curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/Homebrew/install/master/uninstall)"

atau jika menggunakan bash

/bin/bash -c "$(curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/Homebrew/install/master/uninstall.sh)"

Pada dasarnya script diatas adalah menjalankan uninstall.sh

Penutup

Homebrew memudahkan saya untuk menginstall dan manajemennya, baik uninstall maupun upgrade. Saya saya tidak menyesal menggunakan Homebrew dan berterimakasih kepada pembuatnya. :v:

Terkait

  • Apa itu Homebrew?
  • Apa kegunaan Homebrew
  • Keuntungan menggunakan Homebrew
  • Apa perbedaan brew dan Homebrew sebenarnya?
  • Sejarah Homebrew
  • Installasi Homebrew
  • Daftar rekomendasi paket Homebrew yang sebaiknya perlu diinstall
  • Cara menghapus Homebrew

Referensi